Dampak Perkawinan Usia Dini terhadap Kesejahteraan Keluarga (Studi Kasus di Kecamatan Wonoasih Kota Probolinggo)

Authors

  • Zahroil Warda Institut Ahmad Dahlan Probolinggo
  • Ahmad Syaifuddin Romli Institut Ahmad Dahlan Probolinggo

DOI:

https://doi.org/10.52029/pjhki.v3i2.395

Keywords:

Early Marriage, Family Welfare, Family Resilience

Abstract

The phenomenon of early marriage remains prevalent in various regions of Indonesia, including Wonoasih District, Probolinggo City, despite the government’s regulation of the minimum marriage age through Law Number 16 of 2019. This study aims to analyze the impact of early marriage on family welfare, focusing on economic aspects, psychological harmony, as well as children’s education and future. The research employed a qualitative method with a case study approach through interviews, observation, and documentation involving 6 female informants who were married at the age of 16–19, with educational backgrounds ranging from elementary to senior high school, and occupations as housewives, factory workers, and domestic helpers. The results indicate that early-married couples experience economic vulnerability due to low educational attainment and unstable income, which affects their ability to meet basic family needs. Psychologically, emotional immaturity leads to frequent household conflicts, stress, and even divorce. Furthermore, the interruption of education, particularly among women, reduces the family’s human capital accumulation, while children born from early marriages are at risk of developmental delays due to suboptimal parenting. These conditions affirm that early marriage has multidimensional consequences that weaken family welfare. Therefore, integrated interventions through education, economic empowerment, and cultural value strengthening are necessary to prevent and mitigate its negative impacts.

References

Agustian, R., Ridwan, R. Bin, & Nasutiom, A. R. (2024). Pendewasaan Usia Pernikahan Dalam Perspektif Masyarakat Kecamatan Curup Utara. http://e-theses.iaincurup.ac.id/7620/%0Ahttp://e-theses.iaincurup.ac.id/7620/1/Pendewasaan Usia Pernikahan Dalam Perspektif Masyarakat Kecamatan Curup Utara.pdf

Amin, R., Penelitian, A., Kunci, K., Hukum, P., Keluarga, K., & Nasional, R. (2025). Politik Hukum Pembentukan Pengaturan Ketahanan Keluarga Di Indonesia The Legal Politics of Formulating Family Resilience Regulations in Indonesia. Jurnal Kolaboratif Sains, 8(6), 3416–3427. https://doi.org/10.56338/jks.v8i6.7789

Anwar, W. A., Wahyu Sururie, R., Fautanu, I., Makkulau Wahyu, A. R., & Yaekaji, A. (2024). A Perkawinan Dini di Era Modern: Analisis Relevansi, Tantangan Penetapan dan Implementasi Batas Minimal Usia Nikah. DIKTUM: Jurnal Syariah Dan Hukum, 22(1), 45–69. https://doi.org/10.35905/diktum.v22i1.10362

Ariani, P., Ayu, P., Ariescha, Y., & Manalu, A. B. (2021). Impact of early marriage on re productive health. Jurnal Pengabdian Masyarakat Putri Hijau, 1(3), 24–32.

Aris Ananta1, M. B. A. A. W. (2024). Pendas+Aris+Vol+9+No+2+2024. Pendidikan, Kesehatan, Dan Ekonomi: Pilar-Pilar Kesejahteraan Keluarga Di Kalimantan Timur , 9(September), 128–135.

Collins, S. P., Storrow, A., Liu, D., Jenkins, C. A., Miller, K. F., Kampe, C., & Butler, J. (2021). No Title 済無No Title No Title No Title. 167–186.

Defriza, R., Lubis, M., Khodijah, S., & Saniah, N. (2023). Copyright @. 3, 5534–5546.

Fadilah Wahyuni Oktarima, & Elfira Zidna Almaghfiro. (2025). Strategi Pengasuhan Intergenerasional: Studi Pola Asuh Anak oleh Lansia Dalam Keluarga Ibu Tunggal Pekerja. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 3(4), 812–818. https://doi.org/10.31004/jerkin.v3i4.533

Fentiani, S. A., Achdiani, Y., & Nastia, G. I. P. (2019). Peran Kesejahteraan Sosial Dalam Meningkatkan Kualitas Hidup Masyarakat. Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial HUMANITAS, 20(10).

Herawati, T., Kumaasari, B., Musthofa, & Tyas, F. P. S. (2018). Pengaruh Faktor Sosial, Ekonomi, Budaya, Terhadap Usia Kawin Pertama Muda Perempuan Wilayah Urban dan Rural di Kabupaten Tuban. Skripsi. FKM Universitas Airlangga Surabaya, 11(1), 1–12.

Latassaqia, R. (2025). Cerai Gugat Pasangan Pernikahan Dini Atas Penelantaran Prespektif Gender. Jurnal Usm Law Review, 8(1), 282–303. https://doi.org/10.26623/julr.v8i1.11654

Ludfi, L., & Fina, A. F. T. (2024). Dinamika Keterlibatan Orang Tua Dalam Rumah Tangga Anak: Studi Keluarga Patrilokal dan Matrilokal di Pamekasan. Jurnal Mediasas: Media Ilmu Syari’ah Dan Ahwal Al-Syakhsiyyah, 7(2), 508–526. https://doi.org/10.58824/mediasas.v7i2.200

Nasution, A. F., Syakira, D., Hizki, A., Tarigan, P., Saragih, B., Barus, R., Mitra, E., & Hulu, W. (2024). Pernikahan anak dalam kajian antropologi child marriage in anthropological perspective. Pernikahan Anak Dalam Kajian Antropologi Child Marriage in Anthropological Perspective, 1(8), 4211–4219. https://jicnusantara.com/index.php/jiic

Putri, A. (2024). Pengaruh pernikahan dini terhadap perkembangan anak di desa bukit ranah kabupaten kampar. Skripsi, 1.

Rahmawati, A., & Hasanah, N. (2022). Social Economic Related Early Marriage on Teenager Girl in the Area of the Religious Affairs Office, Pagelaran. 12(1), 46–50. https://ejournal.umpri.ac.id/index.php/JIK

Saputra, T. K. (2025). Analisis Dampak Pernikahan Dini terhadap Kesejahteraan Rumah Tangga dalam Perspektif Fiqh Munakahat di Gampong Dayah Tuha , Kecamatan Sakti , Kabupaten Pidie. 1(1).

Septrilia, M., Husin, A., Kependudukan Universitas Sriwijaya, P., & Selatan, S. (2024). Jurnal Comm-Edu Analisis Ketahanan Ekonomi Keluarga Pada Pelaku Pernikahan Usia Dini Di Desa Pengaringan Pagaralam Sumatera Selatan. Jurnal Comm-Edu, 7(1), 2615–1480.

Siregar, W. N. (2016). Upaya Remaja Mengatasi Kondisi Psikologis Akibat Perceraian Orangtua Di Desa Mondang Kecamatan Sayur Matinggi Kabupaten Tapanuli Selatan.

SUwarnoputri Adjeng Rizka, Stevani Hayu, Putriviandi Naila Najah, Nurjihan Nasywa, Nahda Hanan, Setiawan Amanda, & Kautsar Syifa. (2024). Analisis Pemahaman Mahasiswa Terhadap KonsepKesiapan Pernikahan. Jurnal Edukasi: Jurnal Bimbingan Konseling, 10(1), 1.

Telaumbanua, M. (2018). Peran Ibu Rumah Tangga Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Keluarga The Role Of Housewives To Improve Their Family’s Welfare Marietta. Sosio Informa, 4(02), 418–436.

Downloads

Published

2026-01-15

Issue

Section

Articles